Jangan Sekalipun Melupakan Sejarahfree counters
Click for Kota Samarinda, Indonesia Forecast

Minggu, 26 Agustus 2012

Neil Armstrong, Tokoh Besar yang Sederhana

Neil Armstrong, Tokoh Besar yang Sederhana

Armstrong menandai titik tertinggi dari penerbangan luar angkasa AS.

Minggu, 26 Agustus 2012, 09:55 Hadi Suprapto
Neil Armstrong
Neil Armstrong (REUTERS/Molly Riley/Files)
VIVAnews - Neil Armstrong, astronot Amerika Serikat yang meninggal dunia setelah operasi jantung, tidak pernah ingin dikenang hanya sebagai manusia pertama di bulan.

Setelah memiliki nama yang paling dikenal di dunia, Armstrong menghindari diri sebagai selebriti astronot NASA awal. Dengan kesuksesannya ia memiliki misinya tidak hanya memajukan AS di ruang angkasa, tapi juga membantu menentukan perjuangan Perang Dingin dengan Uni Soviet, yang pada 1957 mengagetkan dunia dengan meluncurkan Sputnik.

Laman berita Christian Science Monitor Minggu, 25 Agustus 2012, melaporkan perjalanan pertama di bulan dengan Buzz Aldrin pada 20 Juli 1969 menandai titik tertinggi dari program luar angkasa berawak AS. Kata-katanya saat menginjakkan bulan: "That's one small step for [a] man, one giant leap for mankind" menjadikan kata-kata ikonik bagi Armstrong.

Tapi Armstrong menepis semua pembicaraan status pahlawan, setidaknya untuk dirinya sendiri. "Kita semua ingin diakui bukan sebagai salah satu bagian dari kembang api, tetapi untuk buku besar dari pekerjaan kita sehari-hari," katanya dalam sebuah wawancara di CBS program "60 Minutes" pada tahun 2005. Adapun tanggapan mengenai selebriti: "Saya tidak layak mendapatkannya," katanya.

Setelah memimpin misi Apollo 11, Armstrong mengambil pekerjaan di NASA, kemudian mengajar engineering di University of Cincinnati, bertugas di beberapa perusahaan, dan bekerja di sektor pertanian di barat daya Ohio.
Dia mengatakan dia menyesal tidak menghabiskan waktu bersama keluarganya, seperti yang ia inginkan. Dia juga menyesalkan bahwa program ruang angkasa AS tidak membuat kemajuan lebih.
"Saya benar-benar berharap bahwa pada akhir abad ini kita akan mencapai jauh lebih banyak daripada yang kita lakukan," katanya kepada "60 Minutes."
Berakhirnya Perang Dingin juga menandai berakhirnya dominasi penjelajahan ruang angkasa. "Ketika kami kalah kompetisi, kami kehilangan kemauan untuk melanjutkan." (eh)


© VIVA.co.id

Neil Armstrong, Penginjak Bulan Pertama Wafat

Armstrong meninggal karena sakit komplikasi setelah menjalani operasi.

Minggu, 26 Agustus 2012, 07:57 Hadi Suprapto
Neil Armstrong tengah berdiri di bulan
Neil Armstrong tengah berdiri di bulan (REUTERS/Edwin Aldrin-NASA/Handout)
VIVAnews - Astronot Amerika Serikat yang pertama kali menginjakkan kaki ke bulan, Neil Armstrong, meninggal dunia pada usia 82 tahun. Keluarganya mengatakan pada Sabtu 25 Agustus 2012, namun tidak menjelaskan kapan dan di mana Armstrong meninggal.

Kantor berira Reuters melaporkan, Armstrong meninggal karena sakit komplikasi setelah menjalani operasi cardiovascular, dua hari setelah ulang tahunnya pada 5 Agustus.

Sebagai komandan misi Apollo 11, Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan pada 20 Juli 1969. Saat ia menginjak permukaan yang berdebu, Armstrong mengatakan: "Itu satu langkah kecil bagi seorang manusia, namun satu lompatan raksasa bagi umat manusia."

Kata-kata itu bertahan sebagai salah satu kutipan yang paling terkenal dari Armstrong.

Neil Alden Armstrong saat menginjakkan kaki ke bulan pada usia 38 tahun menempatkan di puncak prestasi manusia. Namun dia tidak bersenang-senang dalam keberhasilannya. Dia bahkan tampak frustrasi dengan pujian-pujian itu.

"Saya kira kita semua ingin diakui bukan sebagai salah satu bagian dari kembang api, tetapi untuk buku besar dari pekerjaan kita sehari-hari," kata Armstrong dalam sebuah wawancara di CBS  dalam program "60 Minutes" pada tahun 2005.

Lahir 5 Agustus 1930, di Wapakoneta, Ohio, Armstrong adalah anak pertama dari tiga tiga bersaudara pasangan Stephen dan Viola Armstrong. Ia menikah dengan kekasihnya, Janet Shearon, pada tahun 1956. Mereka bercerai pada tahun 1994, dan menikah lagi dengan Carol Knight. (eh)

© VIVA.co.id  

Tidak ada komentar: